The Belgica – Rap – Ambon

Grup the belgica di dirikan oleh dua orang personil nyong maluku, Aland richo tanahitumessing, Patrick leleurry dan di bantu oleh Jhe agnezz tanahitumessing

The belgica adalah sebuah nama dari benteng yang ada di banda (maluku). Benteng itu menjadi sejarah dan simbol kejayaan orang maluku, maka kami memakainya sebagai nama group kami

Karena semakin banyak personil maka saya dan teman- teman sepakat membuat The belgica menjadi satu clan dan membentuk group-group di dalamnya yaitu..

*Aland richo (jakarta)
*Dion mc (maluku, ambon)
*Ichat (maluku, ambon)
*Patrick (maluku, ambon)
*F-jhe (maluku, ambon)
*Tiva”95″ (maluku, banda)

The belgica
(tegar terus layak sebuah benteng)

dikutip dari MalukuOnline.co.id

AMBON, 6 Juni 2013

Kelompok musik hiphop The Belgica meluncurkan album perdana bertajuk Bangun Maluku. Ada tujuh lagu andalan dalam album berformat VCD ini, semuanya bertema Maluku.
Lagu-lagu yang dikerjakan secara keroyokan itu adalah Bangun Maluku, Enggo Lari, Pulang Kampong, Maso Pesta, Inga Sumpah Pela, Danke Mama dan Bambu Gila. Ada sebuah puisi pendek berjudul Tanah oleh Rudi Fofid, menjadi opening album ini. Klip untuk seluruh lagu mengambil lokasi di Ambon dan Jakarta.

Untuk maksud pengambilan gambar, seluruh personil The Belgica dan kamerawan Elonso Eteua har harus bolak-balik Ambon-Jakarta. Elonso dan Nuel Shineloe menyunting gambar dan suara di Studio Obrak-Abrik, Jakarta.
Produser album Bangun Maluku ditangani Aland Richo Tanahitumessing. Ia menyerahkan aransemen musik kepada Richard Rahalus dan Cocca. Pengisian suara dan music digital dikerjakan di Studio Operator The Belgica Ambon dan Obrak-Abrik Studio Jakarta. Mixing dan mastering dipercayakan kepada Alexander Luhulima. Disain dan editing cover juga dilakukan oleh Elonso Eteua.

“Pokoknya, kita berkolaborasi melahirkan album ini,” kata Aland Richo.
The Belgica berdiri sejak tahun 2010, mengambil nama sebuah benteng bersejarah di Pulau Banda. Personilnya ada delapan orang, namun hanya tujuh yang terlibat dalam album Bangun Maluku. Mereka adalah Aland Richo Tanahitumessing, Patrick Leleury, Richard Rahalus, Jacklin Tanahitumessing, Jiano de Fretes, Dion Riontoby dan Steven Matly. Personil lain Marcel Helaha tidak ikut sebab mengikuti pendidikan kepolisian.

Kepada Maluku Online, Aland Richo mengatakan, album Bangun Maluku yang beredar di Pulau Jawa dan Maluku, diharapnya ikut member I warna bagi perkembangan musik di Maluku, khususnya genre hiphop. Selain itu, Bangun Maluku diharap dapat mendukung Kota Ambon sebagai kota musik.
Saat ini, promosi dan penjualan sedang dilakukan The Belgica, antara lain melalui media social, serta AMC TV, sebuah jaringan TV kabel di Kota Ambon.

Comments

comments

INDO FILEZ INDONESIA RAP

1 Comment

  1. Aulia Reply

    mau kasih saran boleh? cantumin lirik juga di website yah. danke banya lai kaka 😀

Leave a Reply

*