Sonu a.k.a DJ S-Tea Bangga dengan Musisi Rap Indonesia

Mesipun lama menghabiskan waktu untuk mencari ilmu di luar negeri, Sonu a.k.a DJ S-Tea tetap memilih untuk kembali ke Tanah Air. Kecintaannya terhadap musik rap seolah menjadi pembimbing kuat untuk membantu mengembangkan musik asal Amerika tersebut agar mampu bertahan dalam persaingan industri musik yang semakin ketat.

Dimulai sejak ia masih berumur 18 tahun, DJ S-Tea mencoba untuk bermain di satu rumah pesta di Melbourne, Australia. Ia pernah memproduseri tiga album, yaitu Still Thinking-Self Titled Lp (rilis di Australia, 2006) , Batik Tribe-Melangkah (rilis di Indonesia, 2008), dan Duvz-Rize (rilis di Australia, 2011).

Saat ini, S-Tea menetap di Jakarta. Pada tahun 2008 lalu, ia telah menghasilkan pakaian yang sukses dalam scene Hip Hop underground Indonesia. Ia pun bergabung dengan Batik Tribe yang
selalu bereksperimen dengan instrumen tradisional Indonesia untuk digabungkan dengan ketukan Hip Hop. Ia juga membuat fashion line BatikK Gear yang telah terjual lebih dari 1.200 unit di seluruh Indonesia dan Australia. Sayangnya, sebelum album kedua rampung, Batik Tribe harus bubar karena alasan pribadi.

Untuk teman-teman yang mau kenal DJ S-Tea lebih dekat, simak hasil wawancara di bawah ini.

DJ S-Tea


Hey DJ S-tea, apa kabar?

Salam damai. Kabar baik.

Sepertinya lagi sibuk, ya? Kalau boleh tahu sedang ada proyek apa?
Yoi.

Selain kerja kantoran, gue ada proyek bikin album Rap gue sendiri berjudul “Jiwa Merdeka” yang moga-moga akan dirilis akhir Maret tahun ini. Ada juga mini album (EP) X-Calibour dan Freestyle Rapper Bellal (A.P.A & Jalan Surabaya). Terakhir, lagi membantu Kojek “Rapper Betawi” yang sedang mencoba buat album rap dengan anak-anak panti asuhan di Jakarta utara.

Semoga lancar proyeknya. Bisa tolong ceritakan waktu pertama kali mengenal musik rap dan dunia deejay?
Kalau pertama kali dengar musik rap itu tahun 1996. Gue ngumpulin uang jajan untuk beli kaset Michael Jackson “Dangerous” dan Fugess “The Score”. Pada saat itu, gue sempat di-drop out dari sekolah dan dipindahkan ke sekolah asrama di india. Di sana, kaset Michael Jackson gue dicuri orang, jadi kaset yang selalu gue dengerin tinggal Fugees. Untungnya ada teman-teman yang berasal dari Eropa dan Afrika yang punya koleksi kaset 2pac, Biggie, Tribe Called Quest.

Berawal dari seorang MC, kenapa bisa jatuh cinta dengan turntable? Apa lebih ingin merintis di belakang layar?
Sebenarnya, gue nggak pernah kepikiran menjadi DJ atau seorang rapper, tapi gue senang freestyle di sekolah bareng teman-teman aja. Kalau asal mula gue dapet turntable itu waktu sudah hijrah ke Australia dari salah satu orang teman yang mau pindah Negara, dan kebetulan dia punya satu set turntable dan mixer stanton. Dari dialah akhirnya gue beli seharga seharga $200 .

Kalau boleh, ceritakan tentang asal Sonu MC dikenal sebagai DJ S-tea! Lalu, siapa yang memberi nama S-tea tersebut?
ST a.k.a Sonu Tolani a.k.a Soni Tyoso a.k.a that dj from Still Thinking a.k.a Dj Es-Teh. Ha ha ha! Teman-teman gue di Australia memangil gue dengan sebutan YO Son atau ST.

INDO BEAT BOX IN SINGAPORE ROCKING BATIK GEAR HOODIES

He he he, kayak merek minuman teh kemasan, ya ? Menurut DJ S-tea, bagaimana crowd dance music di Indonesia saat ini?
Asik, keren, dan gila gila gila gila. Ha ha ha.

Jenis musik apa yang biasa dimainkan? And, which one your favourite?
Dulu, tahun 2004, guE main mashup antara rap, reggae dan dub, dan electronic music. Tapi tahun 2010 kemarin waktu di Ausie, gue lebih mainin glitch hop, electro hip hop dan drum N Bass. My favs is still rap music.

Kembali ke proyeknya, kalau nggak salah lagi sibuk mengerjakan E.P untuk grup Hip Hop Underground X-Calibour, ya? Mungkin bisa diceritakan lebih jelasnya?
Yoi, kemarin gue ajak Optimuzt (Big Ups) main-main ke Jawa Timur sekalian promo-promo album dia ke radio-radio. Selain itu, kami juga ketemu dengan teman-teman Hip Hop di sana dan bagi-bagi lagu dan ilmu. He he he. Waktu di Surabaya ketemu dengan anak-anak X-Calibour dan gue memperdengarkan beat-beat yang gue buat dan ternyata mereka suka. Setelah pulang dari sana, Brother D (personil X-Calibour) menawarkan supaya gue kerjain album mereka. Kebetulan, gue memang nge-fans sama mereka, jadi big respect, ya!

Bersama Saykoji di Jakarta

Lalu, bagaimana awalnya bisa bekerja sama dengan Kojek untuk membuat album rap dengan anak-anak panti asuhan ?
Jadi, kemarin Bang Kojek sempat main ke studio dan ngajak ngerap di salah satu lagu dia. Dia juga cerita kalau dia menang kompetisi dari Coca-Cola dan dapat sponsor untuk bikin workshop dan membuat lagu-lagu rap dengan mereka. Dia mengajak gue untuk membantu proyeknya, dan gua seneng banget sama proyek ini karena menurut gua anak-anak kecil mempunyai kreativitas yang tak terbatas, serta emosi mereka pasti selalu tanda tanya.

Nah, dengan adanya musik rap atau bernyanyi maka mereka bebas mengekspresikan emosi mereka dan juga membebaskan diri dari energi negative. Selain mengajarkan rap, kita juga bisa menjadi kakak-kakak yang positif untuk mereka. Gue juga ngajak kawan-kawan produser Hip Hop di Indonesia untuk membantu bikin album ini.

Di mixtape baru yang berjudul “NEW 2 OLD BUMPIN FROM COAST 2 COAST”, DJ S-tea bermain selama hampir 60 menit. Jadi, konsep apa yang dipakai untuk mixtape tersebut?
Hmm… konsepnya 10 lagu pertama adalah lagu-lagu rap di tahun 2011, dan 10 lagu berikutnya music-musik rap dari tahun 1990 sampai akhir 1980an. Jadi, balik dari depan ke belakang, mixtape ini enak didengar kalau lagi bawa mobil, atau jalan-jalan. So, selamat menikmati. He he he.

Dj S-Tea at The Esplinade Hotel Melbourne

Sudah sejauh apa persiapan albumya? Lalu, siapa saja rapper yang ikut featuring di album tersebut?
Sudah ada 10 tracks, dan yang featuring baru 2, yaitu Optimuzt dan Bilal. Tapi, album ini lebih menceritakan tentang kehidupan gue, teman-teman gue, dan kehidupan sebagai DJ/artis graffiti. Jadi, featuring-nya nggak terlalu banyak.

Namun, gue betul-betul beruntung karena punya teman-teman produser yang membantu, seperti Dj E-One Cronik, Rei Fourth City, RobMilli, Steve Tha Beats, Plenthe Percussion and Don Joe.

Punya pengalaman menarik waktu perform?
Banyak. Ha ha ha. Batik Tribe pernah main di acara radio Oz, di La Codefin. Jadi, pas baru mau mulai lagu ketiga, ada kakek-kakek datang pakai tongkat. Awalnya, dia marahin bus radionya, tapi orang di bus cuek-cuek aja. Karena nggak ada hasil marahin bus, dia langsung jalan ke arah gue, dan meja gue ditonjok. Ha ha ha. Ternyata, rumahnya pas dibelakang parkiran, jadi terpaksa kita balik ke radio. Ha ha ha. Seumur hidup nggak pernah nyangka gue nge-DJ dimarahin opa-opa.

Ha ha ha. Kalau impian perform bareng artis lokal yang belum tercapai?
Iwan Fals. Nyokap gue punya kaset-kasetnya, dan gue suka banget sama pesan-pesan dia.

Kalau boleh tahu, siapa yang menginspirasi DJ S-tea?
Pertama kali gue terinspirasi buat ngerap itu dari temen baik gue, Duvz. Dia jago banget freestyle, jadi ketularan. Ha ha ha. Kalau bermusik itu pas gue kerja di night club di Melbourne (Prince Of Wales Bandroom). Waktu itu belum jadi DJ, masih ngangkat-ngangkat gelas, terus diangkat jadi bartender. Ha ha ha. Tapi ada artist dari Afrika bernama Femi Kuti, energi positif yang dia berikan dari musik-musiknya, dan gimana dia membawakan musik itu untuk bisa menyentuh jiwa gue supaya bisa lebih semangat menjalani hidup benar-benar menginspirasi, gue. Sejak saat itu, gue tahu bahwa gue mau jadi seperti dia. Tapi semenjak gue pulang ke Tanah Air, Ras Muhammad telah memberikan inspirasi untuk tetap bermusik di Indonesia. Big love.

Dj S-Tea With Ras Muhamad at L2C Club Balik Papan

Lalu, di mana dan kapan saja teman-teman Hip Hop bisa datang ke regular event DJ S-tea?
Untuk sementara bisa di-download mixtape-mixtape gue, soalnya lagi fokus untuk selesaikan album. Tapi, gue bakal bikin terus mixtape supaya bisa memperluas influence musik-musik rap.


Last word, ada pesan yang ingin disampaikan untuk teman-teman DJ dan MC di Indonesia?

Jangan menyerah dengan musik karena musik adalah bahasa universal yang tak akan mati. Saat kau merasa sakit hati, kau bisa mendengarkan musik untuk inspirasi. Jangan hanya menonton yang ada di MTV, tapi lihatlah sekelilingmu, apa yang bisa kau bisa perbaiki, jangan hanya meniru karena ku yakin kau bisa membuat musik asli.
One Love to you and thanks hiphopindo!

Sonu a.k.a DJ S-Tea 085694476852
SoundCloud http://soundcloud.com/s-tea
Twitter @soulofsonu
Facebook http://www.facebook.com/djstea
Youtube http://www.youtube.com/user/TheSTBeats/videos
Download tracks dan mixtape:
Sonu ft Optimuzt & Bilal – Jiwa Merdeka
http://www.4shared.com/mp3/siAtg9oc/sonu_-_jiwa_merdeka_ft_optimuz.html?
This Is Hip Hop Mixtape
http://www.4shared.com/mp3/n6_iyLIf/dj_s-tea_-_this_is_hip_hop_mix.html?
Home Cooking Mixtape
http://www.4shared.com/mp3/h-0Q9h7U/dj_s-tea_-_homecooking_mixtape.html?
New 2 Old Bumpin From Coast 2 Coast Mixtape
http://www.4shared.com/mp3/wkMF8twU/Dj_S-Tea_-_New_2_Old_Bumpin_Fr.html?
Thanks for your pleasure ?

Comments

comments

DJ INDONESIA

3 Comments

  1. quote “album ini lebih menceritakan tentang kehidupan gue, teman-teman gue, dan kehidupan sebagai DJ/artis graffiti”

    graffii writer juga kakak? =D

    quote “Jangan hanya menonton yang ada di MTV, tapi lihatlah sekelilingmu, apa yang bisa kau bisa perbaiki, jangan hanya meniru karena ku yakin kau bisa membuat musik asli.”

    MTV udah gak ada di tipi nasional kakak =( adanya acara musik gak jelas seperti d#hs%t , inb#x .dsb

  2. Sonu Reply

    @ A.Blitz ha2, gua ada lagu tentang graffiti, check it
    http://soundcloud.com/s-tea/sonu-mari-warna
    tentang temen gua perjalanan dia sebagai artist graffiti

    iyo, soalnya acara2 itu ga berima dengan i

    Peace yo ha2

Leave a Reply

*