Saat Rapper Ngomongin Indonesia

rapper-ngomongin-indonesia-1

Rapper Indonesia gak selalu ngomongin hiphop di dalam lirik, walau belakangan lagi ramai yang ngomongin kata-kata HIPHOP, di social media, di artikel-artikel, hingga ke VLOG para artis pun sibuk membahas apa itu Hiphop dan ada apa dengan Hiphop Indonesia.

Ucok Homicide a.k.a Morgue Vanguard juga telah membocorkan single lagu grupnya Bars Of Death berjudul Tak Ada Garuda di Dadaku. Single ini jadi bagian dari lagu-lagu album kompilasi Organize! : Benefit Compilation for Community Empowerment yang akan dirilis hari ini 28 November 2016.

Tak Ada Garuda di Dadaku menjadi sebuah Reminder kepada para penggemar lirik-lirik tajam dari Morgue Vanguard dan Sarkasz. Musik khas genderang perang, suasana marching mengangkat emosi para pendengar lirik lagu bernuansa politik dan konspirasi

Jangan pernah tanyakan apa yang negara berikan kepadamu
Karena hasil pemilu akan menentukan pasar yang investor serbu

info lengkap bisa cek: www.grimlocrecords.com

Isu kebersamaan, ngomongin politik menjadi sebuah topik yang juga hangat dibicarakan oleh para penggiat Hiphop atau Rapper Indonesia khususnya.

Masih banyak Rapper Indonesia yang sangat memperhatikan isu-isu sosial & politik yang berkembang di sekitar. Mungkin karna beberapa panutan Rapper di negara asalnya juga sangat gemar membahas pergerakan politik ataupun ketidaknyamanan rakyat terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang sedang berjalan.

Beberapa waktu yang lalu kita juga melihat Grup Soul ID juga ikut dalam Kampanye #ToleRUN atau yang diambil dari kata Toleransi, sebagai gerakan simbol-simbol ke-bhinneka-an. Ramai dibicarakan dengan pesan agar rakyat Indonesia tidak gampang terpecah dan tetap satu dalam perbedaan.

Bila kita lihat ke Jogja, Libertaria, sebuah grup elektronika dari Marzuki dan Balance Jogja Hiphop Foundation juga sebelumnya telah merilis lagu Together We Are More bersama produk minuman yang juga menyerukan kebersamaan dan ke-bhinneka-an.

Probz sebuah grup yang tergabung dari beberapa pelaku Hiphop juga merilis lagu berjudul 10 bersama Iwa K, Ras Muhamad dan P-Squad. Mengambil tema dari pesan Presiden RI 1 Soekarno,”Beri Aku 10 Pemuda, Maka Akan Kuguncang Dunia!” Lagu ini berisikan 10 Rapper, membahas kondisi Indonesia saat ini yang harus menjadi perhatian bagi pemuda-pemuda Indonesia.

Probz adalah DJ Ethnic, Wisha, Wizzow, Optimuz dan Erik Probz. DJ Ethnic sangat dikenal di dunia Klab Jakarta sebagai Dj yang tergabung dalam manajemen Trigger Production. Wisha di awal tahun 2000an sangat dikenal sebagai penggiat Hiphop di tanah Surabaya dengan kompilasi Perang Rap dan membangun label Pasukan Record. Wizzow anggota grup Batik Tribe, Fu2uristic dan seorang Produser, sudah banyak terlibat dalam produksi lagu-lagu Hiphop dan RnB di Indonesia. Optimuzt anggota termuda yang saat ini tinggal di Australia telah merilis album solo dan ber-featuring dengan Marc 7 dari grup Jurassic 5 Amerika, lalu Erik Probz adalah bagian dari the legendary Blakumuh, grup yang sangat disegani sejak tahun 90an dan terkenal dengan lagunya Kaum Kumuh.

Tema kebersamaan dalam bernegara, konspirasi dan politik sepertinya menjadi sangat menarik perhatian di akhir bulan November. Mengutip twit Ucok Homicide sebelumnya di lini media sosial

Bila kita menggali lebih dalam lagi, masih banyak Rapper Rapper Indonesia yang membuat lagu dengan tema dan pesan yang dalam dan bervariasi, tidak hanya ngomongin itu-itu saja, sarat dengan pesan-pesan, kritik, sosial maupun solusi yang seharusnya didengar oleh banyak peminat musik Indonesia.

Kembali kalo kata Erik Probz dari Blakumuh dalam Dokumenter BlackBook,”Hiphop itu dari luar negri!… Kita hanya mengadaptasi doang””

Lengkapnya bisa cek di sini:

*sumber gambar: pixabay.com

Comments

comments

ARTICLES HOT INFO INDONESIA

Leave a Reply


*