Reuni dan Berbagi Ilmu di Gathering Indobeatbox ke-3

Memasuki usianya yang ketiga, komunitas beatbox Indonesia, atau yang lebih dikenal dengan nama Indobeatbox, kembali menggelar acara gathering. Komunitas yang berdiri karena kesamaan hobi ini sudah memiliki 15.000 anggota dari seluruh wilayah di Indonesia. Acara yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB di Warung Bang Hoody, Pejaten-Jakarta Selatan, ini menarik perhatian 80 orang pengunjung untuk mengikuti seluruh rangkaian acara gathering.

Sebelum acara dimulai, para founder dan co founder Indobeatbox pun memberikan sambutan. Mereka adalah orang-orang yang berjasa di balik berdirinya Indobeatbox, yaitu Billy BdaBX, Indra Aziz, Jevin Julian, dan Yori Melano. Sayangnya, dua dari enam pendiri Indobeatbox berhalangan untuk hadir di gathering yang ke-3 ini.

Bukan Indobeatbox namanya kalau tidak menghadirkan hal-hal yang unik dan menarik. Setelah sambutan selesai, pembukaan acara ditandai dengan pemotongan tumpeng. Tumpeng ini kemudian boleh dimakan beramai-ramai oleh para performer dan pengunjung.

Tercatat performer yang hadir malam itu, di antaranya Freedom of Noice, Brainbox, Jakarta Beatbox Clan, Bright Beat, The Listrik, Freak of Bass dari Pamulang, D’Beat Mac dari Depok, dan Bekasi Beatbox Clan. Masing-masing tampil dengan menyuguhkan penampilan terbaik mereka ketika menghasilkan sound effect dari mulut.

Di tengah-tengah acara, para founder dan co founder Indobeatbox mengadakan workshop dan speech mengenai seni yang terbilang jarang dan unik ini. Menurut Indra Aziz, beatboxers Indonesia saat ini semakin bagus dan hebat, juga jauh mengalami perkembangan dari tahun 2008. Ia juga berpesan agar para beatboxers tetap mengutamakan originalitas, dan tidak hanya mengandalkan beat-beat dari luar negeri. Lebih lanjut, Indra menyampaikan bahwa mempelajari instrumen musik, bermain gitar, keyboard, atau suling juga sangat penting agar beatboxers lebih peka terhadap pitch.

Sependapat dengan Indra, Billy BdaBX mengatakan bahwa beatbox bukan hanya seni tiru suara drum saja. Namun, bunyi juga berfungsi untuk meng-entertaint penonton. Beatboxers harus bisa membuat beat yang orisinil dan mampu mengalahkan rasa gugup. Terakhir, Billy berpesan agar beatboxers tidak lupa untuk berkomunikasi dengan penonton.

Puas berbagi ilmu dengan pengunjung, empat orang founder Indobeatbox ini pun nge-jam bareng sambil memadukan antara beatbox dan musik jazz. Menurut Sarah selaku manager Indobeatbox, acara ini sengaja digelar untuk mempererat tali persaudaraan antar anggota dan juga sebagai titik temu bagi peserta gathering mingguan yang berhalangan hadir. Setiap minggunya, komunitas ini biasa berkumpul di Taman Menteng, hari Rabu, pukul 20.00 WIB. Namun, seringkali banyak anggota yang berhalangan hadir sehingga dipilihlah satu hari tertentu untuk gathering bersama dengan founder Indobeatbox.

Sebelum acara ditutup, host mengadakan games yang bernama random beatbox. Cara permainan games ini, yaitu siapapun pengunjung yang ditunjuk oleh beatboxers yang sedang perform harus menggantikan posisi beatboxers tersebut untuk battle dengan beatboxers lain. Dua orang beatboxers perempuan juga ikut ditunjuk dan maju ke depan pengunjung lainnya.

Menjelang pukul 22.00 WIB, acara gathering pun ditutup dengan penampilan beatbox ludruk dari Santo Klingon. Acara temu kangen ini menjadi gathering terakhir untuk Billy BdaBX, salah satu founder Indobeatbox, sebelum berangkat ke Berlin untuk mengikuti The 3rd Beatbox Battle World Championship 2012.

Sukses untuk Indobeatbox dan Billy BdaBX!

Comments

comments

BEATBOX GIGS HOT INFO

Leave a Reply

*