Pandji Pragiwaksono – Politik, Film, Album Hip-Hop ke-5 dan Stand Up Comedy

Pandji Pragiwaksono | Source: http://www.hiphopindo.net/

Multitalenta. Ya, itu adalah satu kata yang bisa digunakan untuk mendeskripsikan sosok Pandji Pragiwaksono. Tidak hanya aktif berkarya sebagai rapper, komikus, politikus, penulis buku, dan aktor, pria berusia 38 tahun ini juga kini memulai debutnya sebagai sutradara sekaligus penulis skenario di film terbarunya, Partikelir, di mana ia juga menjadi pemeran utama. Dengan kesibukan yang dimilikinya, ia juga merilis album hip-hop ke-5 yang berisi 10 lagu. Penasaran bagaimana pahit manis di balik kesuksesan ayah 2 anak ini? Simak wawancaranya dengan Hiphhopindo.net yang satu ini ya!

Pandji Pragiwaksono | Source: http://www.hiphopindo.net/

Pandji Pragiwaksono | Sumber: Koleksi Pandji

Selamat ya Pandji film perdananya akan segera tayang di bioskop. Bagaimana Hiphop mempengaruhi Pandji dalam berkarya sebagai sutradara dalam film Partikelir?

Terima kasih, film pertama saya ini sangat terinspirasi dari film Bad Boys 1 & 2 yg diperankan oleh Will Smith & Martin Lawrence. Seperti yang kita tahu, album soundtrack Bad Boys 2 diproduseri oleh Diddy & berisikan lagu lagu rap yang keren-keren. Jadi ketika saya menulis bahkan ketika di jalan menuju lokasi shooting saya mendengarkan lagu-lagu tersebut supaya dapet “feel”nya.

Bagaimana rasanya akan merilis film pertama dan merilis album hiphop di tahun yang sama?

Lega, Senang, gak sabar, tapi juga lelah. Album rap ini saya kerjakan sejak 2015. Ini adalah album dengan proses pengerjaan terlama & akan jadi album dengan jumlah lagu tersedikit. Biasanya sealbum 14 lagu, kali ini hanya 10 lagu. Tapi setiap lagunya penting untuk saya. Album ini juga menandakan 10 tahun berkarir di rap. Album pertama 2008. Album ke lima 2018. Sepuluh tahun berselang. Untuk film sendiri juga teramat melelahkan karena saya untuk pertama kalinya menulis, menyutradarai, dan berperan dalam film ini.
Ketika akhirnya keduanya rilis di tahun ini, saya senang bukan main.

Mengenai film Partikelir, apakah ada yang menurut Pandji membedakannya dengan film aksi komedi Indonesia lainnya?

Ini adalah Buddy Cop Movie pertama di Indonesia. Di luar negeri ada sangat banyak buddy cop movies: Bad Boys, Hot fuzz, Lethal weapon, Rush Hour, 48 Hours, Central Intelligence, The Nice Guys, The Other Guys, dll. Kini untuk pertama kalinya Indonesia punya. Buddy Cop Movie scara premis adalah 2 karakter yang berbeda (terpaksa) bersatu untuk menyelesaikan sebuah kasus.

Pandji sudah menjalani karir di dunia hiphop, film (sebagai aktor dan sutradara), stand up comedy bahkan politik. Menurut Pandji, bidang mana yang paling nyaman dan sustainable untuk ke depannya? Boleh diurutkan?

Bagi saya: Stand-Up, Film, Musik, Buku.
Mau tidak mau, posisi saya di Stand-up paling solid & stabil. Saya di Stand-Up kurang lebihnya seperti Iwa K di Rap. Udah dianggap top of mind. Ini tercermin juga secara penghasilan. Film kendatipun memberikan keuntungan finansial yang terbesar, tidak memberikan kenyamanan seperti stand-up. Elemennya terlalu kompleks & dana orang lain yg kita kelola dalam karya tersebut. Tidak bisa terlalu semau saya. Rap saya posisikan di atas buku kendatipun penjualan buku saya lebih tinggi daripada album namun peluang ke depannya lebih cerah musik daripada penerbitan.

Dari bidang-bidang tadi, bisa diceritakan kelebihan dan kekurangannya masing-masing sesuai dengan yang Pandji alami?

Stand-up buat saya adalah kebebasan murni dalam berkarya. Hanya saya, otak saya & mikrofon. Lebih mudah juga utk otak saya mencipta tawa daripada menyusun rima.
Kekurangannya, malapetaka sering datang justru dari lawakan2 saya. Dari protes sampai somasi.
Film paling melelahkan, waktu kerjanya panjang bahkan tidak kenal waktu. Tapi ROI-nya oke.
Rap tak tergantikan. Tidak ada perasaan yang menggantikan naik panggung ngerap & bergoyang bersama penonton. Absolutely nothing. Sayangnya, saya masih harus mengasah kemampuan untuk bisa menghasilkan pada level yang sama dgn stand-up saya.

Pandji Pragiwaksono | Source: http://www.hiphopindo.net/

Pandji Pragiwaksono | Sumber: Koleksi Pandji

Apakah filsafat dari Hiphop juga akan banyak mempengaruhi Pandji dalam mengambil langkah dalam karir berpolitik mendatang?

Lirik2 potongan sosial Nas (illmatic)&, lirik2 politik Public Enemy, dan terutama semangat berprotes & menantang yang melahirkan & membesarkan hip hop selalu jadi bagian dari saya & pembentukan opini saya. Sedikit banyak pasti berdampak.

Dalam beberapa video, Pandji menjelaskan bahwa sampai 2019 masih akan sibuk dengan berbagai project. Kalau dengan hiphop, apakah ada project yg sudah direncanakan juga?

Album Pembalasan akan datang dgn 2 buah konser & 3 buah video klip. Salah satunya akan rilis 1 Maret 2018.

Bagaimana caranya untuk menjaga agar sosok Pandji yang dikenal masyarakat aktif berpolitik, yang tak jarang juga menimbulkan kontra di sosial media, masih dapat dilihat sebagai sosok yang lucu dan menyenangkan di dunia hiburan?

Wah :))) Saya hanya tetap menjadi diri saya sendiri. Apapun kata orang tentang saya, bagaimanapun penilaian mereka, tidak mengubah saya & diri saya.

Boleh diceritakan respon masyarakat yang Pandji rasa paling berpengaruh pada kehidupan sosial ataupun karir Pandji setelah menjadi juru bicara Anies Baswedan? Apa yang dirasakan sebagai dampak positifnya?

Saya mendapatkan jauh lebih banyak teman baru daripada musuh.

Apakah itu pilihpandji.com?

Saya sudah mengumumkan untuk mengindahkan permintaan banyak orang. Berbekal pengalaman di Pilkada kemarin, rasanya sudah waktunya saya maju di 2019.
Situs pilihpandji.com adalah tempat saya memberi kepastian kemana saya akan berjuang & merapat bersama siapa.

Apa tanggapan dan harapan Pandji terkait dengan netizen Indonesia yang dinilai mulai terbiasa menerapkan “bullying” via sosial media?

Anda bebas ngomong, ngetweet, ngepost APAPUN selama anda mau mempertanggung jawabkan. Karena kalau anda menolak bertanggung jawab kelak anda akan DIMINTAI pertanggung jawaban.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pandji terlihat memilih satu prioritas antara Hiphop, Film, Komedi atau Politik. Bagaimana 2018-2019 apakah dijalankan semua berbarengan?

2018 saya akan menyelesaikan karya karya secepat mungkin supaya tidak mengganggu niat saya untuk 2019.

Kesan dan pesan? 🙂

Tiada kesan tanpa kehadiranmu (di konser-konser rapku)


Pandji Pragiwaksono | Sumber: PilihPandji.com

Comments

comments

HOT INFO RAP

Leave a Reply

*