Kami Fade2Black dan 8Ball sama-sama Respect

Kalo sempat nonton Fade2Black di acara StreetDealin X tgl 10 Desember kemarin, bisa liat betapa serunya atraksi mereka di atas panggung. Tito, Ari, Eza dan Coki yang tahun lalu merilis single Saat Hujan feat. Audrey dari GAC saat ini masih setia dalam naungan label besar Sony Music entertainment.

Fade2Black kembali disibukkan mempersiapkan album terbaru mereka yang akan dirilis dalam waktu dekat, juga menjadi duta pada kampanye selamatkan orangutan Indonesia. Di sela kesibukan ini Eza salah satu anggota Fade2Black menyempatkan waktunya untuk ngobrol-ngobrol santai bersama Hiphopindo.Net

Boleh Cerita gimana tipsnya Fade2black bisa bertahan menjaga karier setelah lepas dari Bondan dan juga mempunyai bisnis clothing WORDS yg terus berjalan hingga saat ini?

Bertahannya karier Fade2black sebenarnya dari dalemnya dulu. Gw sama anak2 awalnya temen kecil sekomplek atau satu sekolahan. Jadi uda kenal duluan baru bikin grup, bukan kenalan karena mau bikin grup.

Ini faktor penting utama karena udah kenal karakter masing2.. faktor mendasar karena kita bisa tumbuh bareng tanpa ada konflik. Konflik jelas akan selalu muncul, tapi konflik internalnya sendiri bisa diatasi karena faktor kedua, yaitu kita banyak adu argumen dan diskusi.

Gw sama anak-anak dididik utk speak up. Kalo lo punya suara, sampein.. jangan dipendem trus dendam yang akhirnya ngomong dibelakang. Adu argumen face to face itu bikin kita belajar nerima pendapat orang sama belajar utk speak up. Dari 2 faktor ini kita sama-sama yakin kalo Fade2black ga bakalan bubar ampe semua dipanggil sama Tuhan.

Setelah dalemnya oke baru deh kita liat keluar..

Bisnis clothing salah satu cara kita bertahan. Mau manggung sepi pun ga masalah karena kita masih digrup yang sama. Bedanya bukan di atas panggung, tapi di dalem toko. Investornya murni kita-kita doang.

Jadi bisnis berjalan sesuai dengan apa yang kita mau.

Mengenai musiknya, kita bertahan karena kita uda punya formula bikin musik versi Fade2black sendiri. Mau dipasaran lagi musim kaya apa, Fade2black tetep dengan musiknya sendiri. Karena semua uda punya pasar masing-masing Saykoji uda punya pasarnya, begitu juga dengan Eyefeelsix, Neo atau grup lainnya.

Walau udah punya pasar masing-masing, yang menjembatani grup-grup hiphop ini cuma satu, menghargai satu sama lain karena kita semua cinta sama hal yang sama, yaitu hiphop.

Kalo ada yg nanya “Bang ga bikin lagu diss ke younglex” dijawab apa?

Hahaha, untuk pertanyaan yang ini sebenernya begini.. Kita akan bikin lagu diss jika ada yang nyenggol. Sampe saat ini ga ada nama-nama kita disebut sama Younglex.. jadi kita ga bakalan juga nyenggol.

Sampe saat ini masih ada yang nyenggol tapi bobotnya ga seimbang. Maksudnya ga seimbang ibaratnya yang ngomongin kita anak ABG yang masih pake celana pendek ke sekolah, ya buat apa dipikirin juga untuk bikin lagu diss.

Duluuuuu pun 8ball sempat sedikit ngediss kami via lagu yang kurang lebih mirip-mirio sama lagu Ya Sudahlah. Tapi saat ituuu, kami lagi sibuk tur jadi baru tau belakangan ditambah 8ball kami anggap masih baru keluar, Jadi ga kami pikirkan.

Tapi sekarang lain cerita. 8ball sudah sangat berbobot. Lagi pula 8ball dan kami sama-sama respect. Bahkan gw sempat mendesign beberapa merchandisenya 8ball tahun-tahun kemarin. Kami berteman baik.

Cek juga Fade2Black di dokumenter #BlackBook di menit ke-2:

Sejak awal Fade2Black nge-Rap sampe sekarang adakah suatu mimpi yg rasanya blom tercapai dan ingin dikejar di perjalanan ke depan?

Mimpi atau pencapaian.. ga ada sih. Karena dari awal karier juga Fade2black hanya berjalan biasa. Punya proyek sama Bondan pun saat itu hanya karena mikir kayanya seru jika kami di Hiphop digabung sama Bondan yang Funk.

Secara kami juga mendengarkan Red Hot Chilli Peppers jaman-jaman masih sekolah. Dan setelah di industrinya lah akhirnya kami kepikir untuk bikin gabungan semua jenis musik dengan rapping ditengahnya.

Ga kepikiran untuk go internasional, ga kepikir untuk jadi yang terbaik.. pun ga kepikir untuk meraih ini itu. Dan bullshit juga sih kalo bermain musik cuma karena pengen dapet ini itu.

No.. hanya uang yang kita cari. Sekali lagi, uang. Entah dari musiknya atau bisnis penunjangnya, Hahahaha.

Hanya mimpi yg saat ini belum terrealisasi cuma album doang. Paling hanya itu pencapaian terdekat kita.. album. Albumnya sendiri sudah beres 95%, hanya tinggal finishing touch ajah.

Ada 5 Rapper lokal yg wajib didenger dan berbahaya di 2016 versinya Eza?

Mario

Tuan Tigabela$

Joe million

GoodLife

Legit!

Dari segala kekurangan dari Hiphopindo.net yang dimiliki sampe hari ini, apa yang menjadi kekurangan paling utama untuk memperbaiki website ini ke depannya?

Waaah Ga ada kekurangan apa-apa untuk website ini. Secara keseluruhan sudah oke sebagai wadah penyuka hiphop di indonesia. Bingung juga soalnya kalo ditanya bagaimana website Hiphopindo untuk lebih baik.

Karena di jaman yang serba cepat dan internet digenggaman semua orang bikin, orang mencari info soal hiphop ini menjadi kebagi-bagi. Ada yg langsung nyari tau soal hiphop straight ke artis favoritnya masing-masing.. atau bahkan ke media luar.

Karena yg gw pantau mau website segede apapun hari gini kalah sama sosmed euy..

Penutup dan Pesan-pesan atau salam sayang utk rapper indonesia?

Salam sayang untuk rapper-rapper indonesia hauahahhaa… mmmm, Dead Prez bilang.. “its bigger than hiphop… hiphop..hiphop”. Yes, hidup ini memang selalu lebiiiiih besar daripada hiphop.

Dengan melakukan hal-hal yg terbaik buat hidup lu sendiri itu udah sangat hiphop. Jadi jangan kemakan mentah-mentah sama yang namanya berjuang untuk hiphop dan sok2 jadi pahlawan buat hiphop.

Ini musik dari awal muncul sebagai alternatif suara. Biarkan dia seperti itu, biarkan dia mengalir terus apa adanya. Biarkan dia bebas bereksperimen atau biarkan dia stuck di era emas. Ga usah berdiri dan diperjuangkan.. karena kita sama2 tau.. mau ampe lebaran kuda juga hiphop ga bakalan mati.

Kalo P-Squad bilang “ga brenti!”

Comments

comments

INDONESIA RAP WHUTS UP

Leave a Reply

*