Shady XV: Ego Project Eminem

Hiphopindo Forums Forum Diskusi Shady XV: Ego Project Eminem

  • Author
    Posts
  • #18762
    ondexemo
    ondexemo
    Participant

    Beberapa bulan terakhir ini gw begitu intens ngikutin Slaughterhouse. Supergroup beranggotakan Joe Budden, Crooked I, Joell Ortiz & Royce da 5’9″ ini udah menarik perhatian dari pertama rilis album self-titled. Raw, gritty, fast-paced multi syllabic rhyme, you name it. Album ke album gw ikutin dan nggak ada kekecewaan berarti, kecuali Eminem tiba-tiba nyelonong di track Our House dan ngerusak bangunan rima pejagalan yang dibangun Budden dkk. Begitu Slaughterhouse sign sama Shady Records, emang tambah kerasa ada “aura Eminem” di departemen beat. Gw sih nggak bilang aura Eminem itu jelek, cuman celakanya yang muncul di tengah2 empat emcee militan ini adalah Eminem era Recovery yang asik di lirik tapi butut dan terlalu poppy di segi beat (Rihanna? Bruno Mars? kagok bawa Mariah Carey sekalian, oops! sorry Nick Cannon). Untunglah masih kebantu sama lirikalitas & rima setajem piso daging.

    Kecintaan gw terhadap Slaughterhouse pulalah yang bikin gw penasaran pengen denger Shady XV. Ada beberapa lagu mereka disitu dan gw pengen denger kejutan apalagi yang disiapin Budden dkk. Bad Meets Evil juga gw penasaran, Hell: The Sequel masuk list album favorit gw sepanjang masa dan ampir nggak ada cela kecuali Bruno Mars yang menyanyi syahdu getek najis di Lighter. Mau sesompral apapun Eminem sama Royce, kalo ada sentuhan getek begini ya ambruk lah.

    Dan memang bener yang mereka, bilang. Ekspektasi besar itu awal dari kekecewaan besar.

    Eminem menyambut pendengar di awal album. SHADYXV merupakan sebuah intro ala cypher, dimana Eminem menampilkan flow cepet yang udah dia pamerin di Bad Meets Evil & Rap God (konon dia bikin rekor kata2 terbanyak dalam sebuah lagu rap). Cukup menarik, tapi sayangnya itu yang terus menerus tampil dalam setiap lagunya atau yang menampilkan Eminem. Kaya gimanapun beat-nya, dia tetep maksain dengan gaya merepet kaya gitu.

    Dan ini ngaruh ke side project dia yang laen. Em tampak mendominasi di album ini; bahkan pas berbagi rima sama Royce sebagai Bad Meets Evil. Yang awalnya balance sekarang jadi 90% Eminem dan 10% Royce da 5’9″.

    Hal ini paling kerasa di track-nya D12. Ilang udah aura D12 yang street, sompral & konyol. Mereka bener-bener jadi band pengiring Eminem kaya di My Band, dalam artian D12 keilangan total karakter mereka yang akrab di telinga pendengar lama sejak Purple Pills. Silakan cek Bane di track 8.

    Slaughterhouse jadi penyelamat di album ini. Mereka tetep dengan gaya mereka yang membantai, tetep sangar biarpun sekali lagi si pemilik label nyelonong muncul tiba-tiba pamer speed. Biarin deh namanya juga bos, Mungkin gitu pikiran Crooked I.

    Nuff said, gw nggak mau kebanyakan ngasih spoiler alert. Biar kalian tetep penasaran. Shady XV is out now, rest in peace to D12 and my junior high memories.

Viewing 1 post (of 1 total)

You must be logged in to reply to this topic.