FORUM HIPHOPINDO.NET

5 Comments

  1. Ruben wailissa Reply

    Gw gabung ga bro?..

  2. young wack Reply

    New Era Of Rappin or suck?

    Akhir-akhir kita dihebohkan dengan ungkapan mas Alexander tentang generasi tua-tua yang bakal mati dengan sendirinya, klaim yang bener bener memuat suatu kesombongan,sehingga banyak di diss Rapper legend indo, tapi ya ga salah dia ada benernya juga, tapi bukan sisi “Rapper” nya, lebih ke sisi “Oldschool-nya”. Just you know that, kita tahu tren Dank meme,juga tren Anak-anak muda amrik yang tergila gila sama Fashion (maybe Swag) dan menjamurnya produk-produk Asia seperti style-style jepang dengan kartun kartunya,mulai masuk ke sana, saya gatau gimana ini juga mempengaruhi influence music Hip-Hop, mereka yang didominasi sekarang oleh beat trap. Mulai ngebawa tema-tema tadi.
    Ini mungkin selera pasar, karena sekarang didominasi hal hal tadi yang lebih bersifat “younger”. Ya kita perhatikan dunia maya, kita mengenal meme yang duluan dibawa orang sana, bukan ga mungkin gaya music kita juga lama-lama ngikutin gaya sana, apalagi kiblat hip hop amrik kan, bener kita butuh penyegaran, tapi mungkin kita yang nyoba ngikutin bakal bener bener blangsak kek mas Alex, karena Rap Rap amrik sekarang emang cenderung liriknya “wack”, kalau dipahami secara tekstual kita bakal ngomong “ah apa’an sih ini,” daripada rap rap jaman dulu yang lebih dalem dan lirikal, dan ketika kita nyoba ngikutin itu dengan ala Indonesia, ga bakal nyambung.
    Dan seorang rapper Indonesia yang berhasil ngebawa tren ini, Cuma seorang rich chigga, kita harus fakta bahwa rappin yang dibuat rich chigga adalah humor gelap ala tren hip hop amerika sekarang, kalau kita suka ngeliat dinding rich chigga kita bakal ngeliat ratusan shitposting, atau postingan postingan absurd tidak berfaedah,ditambah dank meme, seperti yang sedang menjamur di amerika sekarang.
    saya mengamati ini adalah era kebebasan ber-internet, dimana tekhnologi membuat gila para pemakainya, ini adalah era mengejek diri sendiri dan mulai membunuh orang lain dengan postingan Absurd, era dimana ajakan untuk bunuh diri lebih banyak daripada ajakan untuk intropeksi diri, seperti lagu lagu Rap modern sekarang.
    saya mengambil contoh beberapa tren selain mainstream dari yang sedang mulai dari pro era, tde sampai yang lebih underground seperti $uicideboy$,Xavier wulf, atau yung lean, yang liriknya kebanyakan adalah tentang humor gelap (dark comedy),nada-nada satir,kedepresian, namun dibalut dengan melodi melodi horror dicampur trap, Tapi penuh dengan pesan filosofis disana, sesuai dengan kondisi kejiwaan anak muda sekarang, yang cenderung labil dan ingin berontak,tapi lebih muda depresi, ditambah dengan style style swag, yang lebih melekat ke pendengarnya.
    Sudah tidak ada kata rapper harus paten, celana gombrong baju kebesaran, yeah ma,ambil contoh coba lihat rapper pink guy di lagu shut the fuck up, dia make spandek ketat, freak, dan mungkin kita anggap wack, tapi liriknya lebih jahanam dari drake. Yah begitulah tren, walaupun tak dapat dipungkiri walaupun masih banyak nama nama lawas di bawah tanah,dan sebegitu keren-nya mereka,tapi kita tidak dapat melawan keadaan kalau yang baru baru itu juga punya nilai lebih.

Leave a Reply

*